Sa’d bin ‘Ubadah “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal, bolehkah aku bersedekah untuknya?” Beliau menjawab: “Ya.” Aku lalu bertanya, “Sedekah apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Memberi minum air.”

Hadist 1

(MUSLIM – 3083) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bisyr telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Ayahnya dari ‘Aisyah, bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seraya bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal dunia dan belum berwasiat sesuatupun, saya kira jika dia dapat bicara (ketika masih hidup) dia akan bersedekah, apakah dia mendapatkan pahala jika saya bersedekah atas namanya?” beliau bersabda: “Ya.” Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abu Usamah. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku Al Hakam bin Musa telah menceritakan kepada kami Syu’aib bin Ishaq. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Umayyah bin Bistham telah menceritakan kepada kami Yazid -yaitu Ibnu Zurai’- telah menceritakan kepada kami Rauh -yaitu Ibnu Al Qasim-. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Ja’far bin ‘Aun semuanya dari Hisyam bin ‘Urwah dengan sanad-sanad ini. Adapun dalam hadits Usamah dan Rauh disebutkan, “Apakah saya juga akan mendapatkan pahala.” Sebagaimana perkataan Yahya bin Sa’id, sedangkan dalam haditsnya Syu’aib dan Ja’far disebutkan, “Apakah dia akan mendapatkan pahala.” Sebagaimana riwayat Ibnu Bisyr.”

***

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّيَ افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَلَمْ تُوصِ وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ أَفَلَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ
و حَدَّثَنَاه أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ ح و حَدَّثَنِي الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ ح و حَدَّثَنِي أُمَيَّةُ بْنُ بِسْطَامَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَهُوَ ابْنُ الْقَاسِمِ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ كُلُّهُمْ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ أَمَّا أَبُو أُسَامَةَ وَرَوْحٌ فَفِي حَدِيثِهِمَا فَهَلْ لِي أَجْرٌ كَمَا قَالَ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَأَمَّا شُعَيْبٌ وَجَعْفَرٌ فَفِي حَدِيثِهِمَا أَفَلَهَا أَجْرٌ كَرِوَايَةِ ابْنِ بِشْرٍ

***

Hadist 2

(MUSLIM – 3082) : Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id dari Hisyam bin ‘Urwah telah mengabarkan kepadaku Ayahku dari ‘Aisyah, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, katanya, “Sesungguhnya ibuku telah meninggal dunia, dan saya kira jika dia dapat bicara dia akan bersedekah, apakah saya juga akan mendapatkan pahala jika saya bersedekah atas namanya?” beliau menjawab: “Ya.”

*******

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّيَ افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَإِنِّي أَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ فَلِي أَجْرٌ أَنْ أَتَصَدَّقَ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ

*******

Hadist 3

(BUKHARI – 1299) : Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Abu Maryam telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far berkata, telah mengabarkan kepada saya Hisyam bin ‘Urwah dari Bapaknya dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha bahwa ada seorang laki-laki berkata, kepada Nabi Shallallahu’alaihiwasallam: “Ibuku meninggal dunia dengan mendadak, dan aku menduga seandainya dia sempat berbicara dia akan bershadaqah. Apakah dia akan memperoleh pahala jika aku bershadaqah untuknya (atas namanya)?”. Beliau menjawab: “Ya, benar”.

****

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ فَهَلْ لَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ

****

Hadist 4

(BUKHARI – 2551) : Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Salam telah mengabarkan kepada kami Makhlad bin Yazid telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij berkata telah bercerita kepadaku Ya’laa bahwa dia mendengar ‘Ikrimah berkata; telah memberitakan kepada kami Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma bahwa Sa’ad bin ‘Ubadah radliallahu ‘anhu ibunya meninggal dunia saat dia tidak ada disisinya. Kemudian dia berkata: “Wahai Rasulullah, ibuku meninggal dunia saat aku tidak ada. Apakah akan bermanfaat baginya bila aku menshadaqahkan sesuatu?” Beliau bersabda: “Ya”. Dia berkata: “Aku bersaksi kepada Tuan bahwa kebunku yang penuh dengan bebuahannya ini aku shadaqahkan atas (nama) nya”.

*****

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَامٍ أَخْبَرَنَا مَخْلَدُ بْنُ يَزِيدَ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يَعْلَى أَنَّهُ سَمِعَ عِكْرِمَةَ يَقُولُ أَنْبَأَنَا ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
أَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تُوُفِّيَتْ أُمُّهُ وَهُوَ غَائِبٌ عَنْهَا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ وَأَنَا غَائِبٌ عَنْهَا أَيَنْفَعُهَا شَيْءٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنِّي أُشْهِدُكَ أَنَّ حَائِطِيَ الْمِخْرَافَ صَدَقَةٌ عَلَيْهَا

*****

Hadist 5

(MUSLIM – 1672) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bisyr Telah menceritakan kepada kami Hisyam dari bapaknya dari Aisyah bahwa seorang laki-laki mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, “Wahai Rasulullah, ibuku meninggal secara tiba-tiba dan ia tidak sempat berwasiat. Menurut dugaanku, seandainya ia sempat berbicara, mungkin dia akan bersedekah. Apakah ia akan mendapatkan pahalanya jika aku bersedekah atas namanya?” beliau menjawab: “Ya.” Dan telah menceritakannya kepadaku Zuhari bin Harb Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id -dalam jalur lain- Dan Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepadaku Ali bin Hujr telah mengabarkan kepada kami Ali bin Mushir Telah menceritakan kepada kami Al Hakam bin Musa Telah menceritakan kepada kami Syu’aib bin Ishaq semuanya dari Hisyam dengan isnad ini. Dan di dalam hadits Abu Usamah; “Namun ia belum berwasiat.” Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Bisyr, sementara yang lain tidak menyebutkannya.

*******

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّيَ افْتُلِتَتْ نَفْسَهَا وَلَمْ تُوصِ وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ أَفَلَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ
و حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ ح و حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ كُلُّهُمْ عَنْ هِشَامٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَفِي حَدِيثِ أَبِي أُسَامَةَ وَلَمْ تُوصِ كَمَا قَالَ ابْنُ بِشْرٍ وَلَمْ يَقُلْ ذَلِكَ الْبَاقُونَ

*******

Hadist 6

(ABUDAUD – 2495) : Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il, telah menceritakan kepada kami Hammad dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah, bahwa seorang wanita berkata; wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal tiba-tiba, jika tidak terjadi hal tersebut niscaya ia telah bersedekah dan memberi. Apakah sah saya bersedekah untuknya? Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya, bersedekahlah untuknya.”

***

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ امْرَأَةً قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَلَوْلَا ذَلِكَ لَتَصَدَّقَتْ وَأَعْطَتْ أَفَيُجْزِئُ أَنْ أَتَصَدَّقَ عَنْهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ فَتَصَدَّقِي عَنْهَا

***

Hadist 6

(ABUDAUD – 2496) : Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani’, telah menceritakan kepada kami Rauh bin ‘Ubadah, telah menceritakan kepada kami Zakariya bin Ishaq, telah mengabarkan kepada kami ‘Amr bin Dinar, dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, bahwa seorang laki-laki berkata; wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal apakah akan memberikan manfaat baginya apabila aku bersedekah untuknya? Kemudian beliau berkata: “Ya.” Orang tersebut berkata; sesungguhnya saya memiliki kebun kurma dan saya meminta persaksian anda bahwa saya telah mensedekahkannya untuknya.

***

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ إِسْحَقَ أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ
أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ أَفَيَنْفَعُهَا إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا فَقَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّ لِي مَخْرَفًا وَإِنِّي أُشْهِدُكَ أَنِّي قَدْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا

***

Hadist 7

(TIRMIDZI – 851) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul A’la, telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq dari Sufyan Ats Tsauri dari Abdullah bin ‘Atha` berkata; dan telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah menceritakan kepada kami Ali bin Mushir dari Abdullah bin ‘Atha` dari Abdullah bin Buraidah dari bapaknya berkata; “Seorang wanita menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bertanya; ‘Ibuku meninggal dan belum melaksanakan haji, apakah saya dapat berhaji untuknya? ‘ Beliau menjawab: ‘Ya. Berhajilah untuknya.’ (Abu Isa At Tirmidzi) berkata; “Ini merupakan hadits shahih.”

***

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَطَاءٍ قَالَ و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَطَاءٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
جَاءَتْ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَلَمْ تَحُجَّ أَفَأَحُجُّ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ حُجِّي عَنْهَا
قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ

***

Hadist 8

(NASAI – 3604) : Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak berkata; telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Hisyam dari Qatadah dari Sa’id bin Al Musayyab dari Sa’d bin ‘Ubadah berkata, “Aku berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal, bolehkah aku bersedekah untuknya?” Beliau menjawab: “Ya.” Aku lalu bertanya, “Sedekah apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Memberi minum air.”

***

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ هِشَامٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ قَالَ قُلْتُ
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ

***

Hadist 9

(NASAI – 3601) : Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Yazid ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Az Zuhri dari ‘Ubaidullah bin Abdullah dari Ibnu Abbas dari Sa’d bahwa ia berkata, “Ibuku meninggal dan ia mempunyai kewajiban nadzar, kemudian aku menanyakan hal itu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau lalu memerintahkan agar aku melakukan untuknya.”

***

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ سَعْدٍ
أَنَّهُ قَالَ مَاتَتْ أُمِّي وَعَلَيْهَا نَذْرٌ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَنِي أَنْ أَقْضِيَهُ عَنْهَا

***

Hadist 9

(IBNUMAJAH – 2124) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah dari ‘Amru bin Dinar dari Jabir bin Abdullah berkata, “Seorang perempuan datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Ibuku meninggal, sementara ia pernah bernadzar untuk melaksanakan puasa namun ia meninggal sebelum melaksanakan nadzarnya?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Hendaklah walinya yang melakukannya.”

***

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ
أَنَّ امْرَأَةً أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ وَعَلَيْهَا نَذْرُ صِيَامٍ فَتُوُفِّيَتْ قَبْلَ أَنْ تَقْضِيَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَصُمْ عَنْهَا الْوَلِيُّ

***

Seluruh hadist DI ATAS berkategori SHOHIH.

Hadist 10

(AHMAD – 21422) : Telah menceritakan kepada kami Hajjaj, ia berkata; Saya mendengar Syu’bah menceritakan dari Qatadah, ia berkata; Saya mendengar Al Hasan menceritakan dari Sa’ad bin ‘Ubadah; bahwasanya ibunya meninggal dunia, ia berkata; Wahai Rasulullah! ibuku meninggal dunia, bolehkah aku bersedekah untuknya? Rasulullah Shallallahu’alaihiWasallam bersabda; “Ya.” Ia bertanya; Sedekah apa yang paling utama? Rasulullah Shallallahu’alaihiWasallam bersabda; “Memberi air minum.” Berkata Al Hasan; Itulah air minum keluarga Sa’ad di Madinah.

***

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ سَمِعْتُ شُعْبَةَ يُحَدِّثُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ يُحَدِّثُ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ
أَنَّ أُمَّهُ مَاتَتْ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ فَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ
قَالَ فَتِلْكَ سِقَايَةُ آلِ سَعْدٍ بِالْمَدِينَةِ

***

Hadist 11

(AHMAD – 22725) : Telah bercerita kepada kami Hajjaj berkata: Aku mendengar Syu’bah berceriat dari Qatadah berkata: Aku mendengar Al Hasan bercerita dari Sa’ad bin ‘Ubadah ibunya meninggal dunia lalu ia berkata kepda Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam: Ibuku meninggal, apakah aku bersedekah untuknya? Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ya.” Ia bertanya: Sedekah apa yang paling utama? Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Memberi minum.” Berkata Al Hasan: Itulah sumur keluarga Sa’ad di Madinah. Berkata Syu’bah: Aku berkata kepada Qatadah: Siapa yang berkata: Itulah sumur keluarga Sa’ad? Ia menjawab: Al Hasan.

***

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ سَمِعْتُ شُعْبَةَ يُحَدِّثُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ يُحَدِّثُ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ
أَنَّ أُمَّهُ مَاتَتْ فَقَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ
قَالَ فَتِلْكَ سِقَايَةُ آلِ سَعْدٍ بِالْمَدِينَةِ قَالَ شُعْبَةُ فَقُلْتُ لِقَتَادَةَ مَنْ يَقُولُ تِلْكَ سِقَايَةُ آلِ سَعْدٍ قَالَ الْحَسَنُ

***

Hadist 12

(AHMAD – 21878) : Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf dari ‘Abdul Malik bin Abu Sulaiman dari ‘Abdullah bin ‘Atho` Al Makki dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya bahwa seseorang mendatangi Nabi Shallallahu’alaihiwasallam lalu berkata: Wahai Rasulullah! aku bersedekah seorang budak wanita pada ibuku lalu ibuku meninggal, budak itu kembali padaku sebagai harta waris. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Semoga Allah memberimu pahala dan mengembalikan padamu dalam harta warisan.” Wanita itu berkata: ibuku meninggal dan belum haji, apakah bila aku berhaji untuknya bisa mencukupinya. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Ya.” Wanita itu berkata: ibuku meninggal sementara ia menanggung puasa sebulan, apakah bila aku berpuasa untuknya bisa mencukupinya. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Ya.”

***

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَطَاءٍ الْمَكِّيِّ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ
أَنَّ امْرَأَةً أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي تَصَدَّقْتُ عَلَى أُمِّي بِجَارِيَةٍ فَمَاتَتْ وَإِنَّهَا رَجَعَتْ إِلَيَّ فِي الْمِيرَاثِ قَالَ آجَرَكِ اللَّهُ وَرَدَّ عَلَيْكِ فِي الْمِيرَاثِ قَالَتْ فَإِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَلَمْ تَحُجَّ فَيُجْزِئُهَا أَنْ أَحُجَّ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَتْ فَإِنَّ أُمِّي كَانَ عَلَيْهَا صَوْمُ شَهْرٍ فَيُجْزِئُهَا أَنْ أَصُومَ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ

***

Hadist 13

(AHMAD – 22726) : Telah bercerita kepada kami ‘Affan telah bercerita kepada kami Sulaiman bin Katsir Abu Dawud dari Az Zuhri dari ‘Ubaidullah bin ‘Abdullah dari Ibnu ‘Abbas dari Sa’ad bin ‘Ubadah ia mendantangi nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata: Ibuku meninggal dunia dan ia memiliki tanggungan nadzar, apakah aku bisa mencukupinya dengan memerdekakan budak untuknya? Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Merdekakan (budak) untuk ibumu.”

***

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ أَبُو دَاوُدَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ
أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا نَذْرٌ أَفَيُجْزِئُ عَنْهَا أَنْ أُعْتِقَ عَنْهَا قَالَ أَعْتِقْ عَنْ أُمِّكَ

***

Beberapa pencarian yang berhubungan:

  • sedekah atas nama almarhum
  • sedekah atas nama mayit
  • sedekah atas nama orang tua yang sudah meninggal
  • sedekah atas nama orang lain
Berlangganan Hadist Melalui Email

Hadist Yang Berkaitan