Category Archives: Wanita

Shalat dan Haid

“Apakah seorang dari kita harus melaksanakan shalat yang ditinggalkannya bila sudah suci?”   (BUKHARI – 310) : Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il berkata, telah menceritakan kepada kami Hammam berkata, telah menceritakan kepada kami Qatadah berkata, telah menceritakan kepadaku Mu’adzah, bahwa ada seorang wanita bertanya kepada ‘Aisyah, “Apakah seorang dari kita harus melaksanakan shalat… Read More »

Pelayanan Wanita Kepada Suaminya Ketika Haid

Aisyah berkata, “Aku pernah menyisir rambut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sementara saat itu aku sedang haid.” “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyandarkan badannya di pangkuanku membaca Al Qur’an, padahal saat itu aku sedang haid.” Aisyah ia berkata, “Jika salah seorang dari kami sedang mengalami haid dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkeinginan untuk bermesraan, beliau memerintahkan untuk… Read More »

Hadist Tentang Shalat dan Haid

(BUKHARI – 321) : Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Mudrik berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hammad berkata, telah mengabarkan kepada kami Abu ‘Awanah nama aslinya adalah Al Wadldlah sebagaimana dalam kitabnya, ia berkata; telah mengabarkan kepada kami Sulaiman Asy Syaibani dari ‘Abdullah bin Syaddad berkata, Aku mendengar bibiku Maimunah isteri Nabi… Read More »

Cara meng-Shalat-i Jenazah Orang Hamil

(BUKHARI – 320) : Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abu Suraij berkata, telah mengabarkan kepada kami Syababah berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu’bah dari Husain Al Mu’alim dari ‘Abdullah bin Buraidah dari Samrah bin Jundub, bahwa ada seorang wanita yang meninggal dunia karena hamil. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menshalatinya dan beliau berdiri di… Read More »

Wanita yang haid diberi keringanan untuk nafar (meninggalkan Mina)

(BUKHARI – 318) : Telah menceritakan kepada kami Mu’alla bin Asad berkata, telah menceritakan kepada kami Wuhaib dari ‘Abdullah bin Thawus dari Bapaknya dari Ibnu ‘Abbas berkata, “Wanita yang haid diberi keringanan untuk nafar (meninggalkan Mina), dan pada mulanya Ibnu Umar melarang hal itu, namun kemudian aku mendengar ia mengatakan, ‘Wanita haid boleh nafar karena… Read More »