3 Orang yang Do’a-nya Tidak Tertolak

(TIRMIDZI – 3522) : Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair dari Sa’dan Al Qummi dari Abu Mujahid dari Abu Mudillah dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tiga orang yang do’a mereka tidak tertolak, yaitu; seorang yang berpuasa hingga berbuka, seorang imam (penguasa) yang adil dan do’anya orang yang di dzalimi. Allah akan mengangkat do’anya ke atas awan, dan membukakan baginya pintu-pintu langit, seraya berfirman: “Demi kemuliaan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski beberapa saat lamanya.”

Abu Isa berkata; “Hadits ini derajatnya hasan. Sa’dan Al Qummi adalah Sa’dan bin Bisyr, dan telah meriwayatkan darinya Isa bin Yunus, Abu ‘Ashim dan yang lainnya dari para tokoh ahli hadits, sedangkan Abu Mujahid nama aslinya adalah Sa’d Ath Tha`i, dan Abu Mudillah adalah mantan budak (yang telah dimerdekakan oleh) Ummul Mukminin Aisyah, kami hanya mengenalnya dengan hadits ini, dan hadits ini diriwayatkan darinya (melalui jalur selain ini) dengan redaksi yang lebih sempurna dan panjang dari pada ini.”

-

Arabnya:

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ سَعْدَانَ الْقُمِّيِّ عَنْ أَبِي مُجَاهِدٍ عَنْ أَبِي مُدِلَّةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الْغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَسَعْدَانُ الْقُمِّيُّ هُوَ سَعْدَانُ بْنُ بِشْرٍ وَقَدْ رَوَى عَنْهُ عِيسَى بْنُ يُونُسَ وَأَبُو عَاصِمٍ وَغَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ كِبَارِ أَهْلِ الْحَدِيثِ وَأَبُو مُجَاهِدٍ هُوَ سَعْدٌ الطَّائِيُّ وَأَبُو مُدِلَّةَ هُوَ مَوْلَى أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ عَائِشَةَ وَإِنَّمَا نَعْرِفُهُ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَيُرْوَى عَنْهُ هَذَا الْحَدِيثُ أَتَمَّ مِنْ هَذَا وَأَطْوَلَ

Hadist ini cocok dengan tema ; hadist tentang pemimpin yang adil, hadist tentang puasa, hadist tentang do’a

Recommended Reading

Hadist Tentang Bersin dan Hadist Tentang Menguap

Hadist Tentang Bersin dan Hadist Tentang Menguap (TIRMIDZI – 2671) : Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Ali Al Khallal telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun telah mengabarkan kepada kami Ibnu Abu Dzi’b dari Sa’id bin Abu Sa’id Al Anshari Al Maqburi dari Ayahnya dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap, bila salah seorang dari kalian bersin lalu mengucapkan; “ALHAMDULILLAAH, ” wajib bagi yang mendengarnya untuk mengucapkan; “YARHAMUKALAAH, ” sedangkan uapan, bila salah seorang dari kalian menguap, hendaklah ia menangkal sebisanya dan jangan sampai mengucapkan; “aah, aah, ” karena hal itu dari setan, ia akan menertawakannya.”

Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih, dan hadits ini lebih shahih dari hadits Ibnu ‘Ajlan. Ibnu Abu Dzi`b lebih hafal hadits Sa’id Al Maqburi dan lebih kuat dari Muhammad bin ‘Ajlan. Perawi berkata; Aku mendengar Abu Bakar Al ‘Aththar Al Bashri menyebutkan dari Ali bin Al Madani dari Yahya bin Sa’id ia berkata; Muhammad bin ‘Ajlan berkata; hadits-hadits Sa’id Al Maqburi, sebagiannya diriwayatkan oleh Sa’id dari Abu Hurairah, dan sebagaiannya dari Sa’id dari seseorang dari Abu Hurairah, sanad ini kacau lalu aku menjadikannya dari Sa’id dari Abu Hurairah.

===

Versi arabnya

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مَنْ سَمِعَهُ أَنْ يَقُولَ يَرْحَمُكَ اللَّهُ وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ وَلَا يَقُولَنَّ هَاهْ هَاهْ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنْ الشَّيْطَانِ يَضْحَكُ مِنْهُ
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ وَهَذَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ عَجْلَانَ وَابْنُ أَبِي ذِئْبٍ أَحْفَظُ لِحَدِيثِ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ وَأَثْبَتُ مِنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ قَالَ سَمِعْت أَبَا بَكْرٍ الْعَطَّارَ الْبَصْرِيَّ يَذْكُرُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْمَدِينِيِّ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ أَحَادِيثُ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ رَوَى بَعْضَهَا سَعِيدٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَبَعْضُهَا عَنْ سَعِيدٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَاخْتَلَطَ عَلَيَّ فَجَعَلْتُهَا عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ

==

Komentar KumpulanHadist.com:

Hadist tentang bersin dan hadist tentang menguap ini mudah-mudahan dapat mengingatkan kepada kita semua bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan contoh yang harus kita ikuti dalam hal apapun, termasuk dalam adab keseharian kita. Kalau hadist tentang bersin dan hadist tentang menguap saja ada, tentunya hadist lain yang lebih penting dan sakral masih banyak lagi dan harus kita ikuti dan kita pahami juga.

Recommended Reading

Makan Sambil Berdiri dan Minum Sambil Berdiri

Hadist tentang Makan Sambil Berdiri dan Minum Sambil Berdiri

(MUSLIM – 3772) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna; Telah menceritakan kepada kami Abdul A’la; Telah menceritakan kepada kami Sa’id dari Qatadah dari Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qatadah berkata; ‘Maka kami tanyakan, bagaimana dengan makan? ‘ Anas menjawab: ‘Apalagi makan, itu lebih buruk, atau lebih jelek.’ Dan telah mengabarkannya pula Qutaibah bin Sa’id dan Abu Bakr bin Abu Syaibah keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Hisyam dari Qatadah dari Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dengan Hadits yang serupa, namun dia tidak menyebutkan ucapan Qatadah.

(TIRMIDZI – 1800) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi dari Sa’id bin Arubah dari Qatadah dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang seseorang minum dalam keadaan berdiri. Kemudian ditanyakan kepada beliau, “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Terlebih lagi dalam makan.” Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan shahih.

Recommended Reading