Istihadhah bukan Haid

(BUKHARI – 309) : Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin berkata, telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Hisyam dari Bapaknya dari ‘ bahwa Fatimah binti Abu Hubaisy mengalami istihadlah (mengeluarkan datah penyakit). Maka aku bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan beliau menjawab: “Itu seperti keringat dan bukan darah . Jika datang maka tinggalkanlah shalat dan jika telah selesai mandilah dan shalatlah.”

Recommended Reading

Categories: Haid | Tags: , | Leave a comment

Takdir ditentukan oleh Allah sebelum manusia dilahirkan

(BUKHARI – 307) : Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad dari ‘Ubaidullah bin dari Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ menugaskan satu Malaikat dalam rahim seseorang. Malaikat itu berkata, ‘Ya Rabb, (sekarang baru) sperma. Ya Rabb, segumpal darah!, Ya Rabb, segumpal daging! ‘ Maka apabila Allah berkehendak menetapkan ciptaan-, Malaikat itu bertanya, ‘Apakah atau wanita, celaka atau bahagia, bagaimana dengan dan ajalnya? ‘ Maka ditetapkanlah ketentuan takdirnya selagi berada dalam perut ibunya.”

Recommended Reading

Categories: Kitab Hadist, SHOHIH BUKHARI | Tags: , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mandi dari Haid

(BUKHARI – 303) : Telah menceritakan kepada kami Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Uyainah dari Manshur bin Shafiyyah dari Ibunya dari ‘, “Seorang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang cara dari . Beliau lalu memerintahkan wanita itu bagaimana cara mandi. Beliau bersabda: “Ambillah sepotong kapas yang diberi wewangian lalu bersucilah.” Wanita itu bertanya, “Bagaimana aku bersucinya? Beliau menjawab: “Bersucilah dengan kapas itu!” Wanita itu berkata lagi, “Bagaimana caranya aku ?” Beliau bersabda: “Bersucilah dengan menggunakan kapas itu!” Wanita itu bertanya lagi, “Bagaimana caranya?” Maka Beliau berkata, “Subhaanallah. Bersucilah kamu!” Lalu aku manarik wanita itu kearahku, lalu aku katakan, “Kamu bersihkan sisa darahnya dengan kapas itu.”

Recommended Reading

Categories: Haid, Kitab Hadist, SHOHIH BUKHARI, Wanita | Tags: , , , | Leave a comment

Berkabung Karena Meninggalnya Suami

(BUKHARI – 302) : Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin ‘Abdul Wahhab berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayyub dari Hafshah berkata, Abu ‘Abdullah atau Hisyam bin Hassan berkata dari Hafshah dari Ummu ‘Athiyah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata, “Kami dilarang atas di atas tiga hari kecuali atas suami, yaitu selama empat bulan sepuluh hari. Selama masa itu dia tidak boleh bersolek, memakai wewangian, memakai pakaian yang berwarna kecuali pakaian lurik (dari negeri Yaman). Dan kami diberi keringanan bila hendak seusai untuk menggunakan sebatang kayu wangi. Dan kami juga dilarang mengantar jenazah.” Abu ‘Abdullah berkata, Hisyam bin Hassan meriwayatkan dari Hafshah dari Ummu ‘Athiyah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Recommended Reading

Categories: Haid, Kitab Hadist, SHOHIH BUKHARI, Suami-istri, Wanita | Tags: , , , , | Leave a comment

Wanita Yang Menghuni Neraka ; Mereka Yang Mengingkari Pemberian Suami

BUKHARI – 293) : Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Abu Maryam berkata, telah mengabarkan kepada kami bin Ja’far berkata, telah mengabarkan kepadaku Zaid -yaitu Ibnu Aslam- dari ‘Iyadl bin ‘Abdullah dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada hari raya ‘Iedul Adlha atau Fitri keluar menuju tempat shalat, beliau melewati para seraya bersabda:

“Wahai para wanita! Hendaklah kalian bersedekahlah, sebab diperlihatkan kepadaku bahwa kalian adalah yang paling banyak menghuni .”

Kami bertanya, “Apa sebabnya wahai Rasulullah?”

beliau menjawab: “Kalian banyak melaknat dan banyak mengingkari pemberian suami. Dan aku tidak pernah melihat dari tulang yang akalnya lebih cepat hilang dan lemah agamanya selain kalian.”

Kami bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, apa tanda dari kurangnya akal dan lemahnya agama?”

Beliau menjawab: “Bukankah persaksian seorang wanita setengah dari persaksian laki-laki?”

Kami jawab, “Benar.”

Beliau berkata lagi: “Itulah kekurangan akalnya. Dan bukankah seorang wanita bila dia sedang dia tidak shalat dan puasa?”

Kami jawab, “Benar.”

Beliau berkata: “Itulah kekurangan agamanya.”

kumpulan hadist

Recommended Reading

Categories: Kitab Hadist, Sedekah, SHOHIH BUKHARI, Suami-istri, Wanita | Tags: , , , , | Leave a comment